PT. ARTHA MULIA BETON - BETON READY MIX

Dinding Penahan Tanah / Talud

Senin, 04 Desember 2017

Pengertian Dinding Penahan Tanah ( Talud )

Dinding penahan tanah ( Talud ) adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk menahan tanah lepas atau alami dan mencegah keruntuhan tanah yang kemantapannya tidak dapat dijamin oleh tanah itu sendiri. Tanah yang tertahan memberikan dorongan secara aktif pada struktur dinding sehingga struktur cendrung akan tergeser.
 Berdasarkan cara mencapai stabilitasnya, maka dinding penahan tanah dapat di golongkan dalam beberapa jenis yaitu di antaranya : dinding gravitasi, dinding penahan kantiliver, dinding kontravort, dan masih banyak lagi, di sini hanya membahas 3 jenis saja. 
 1. Dinding Gravitasi ( Gravity Wall ).  
    Dinding ini biasanya di buat dari beton murni (tanpa tulangan) 
    atau dari pasangan batu kali. Stabilitasnya konstuksi diperoleh 
    hanya dengan mengandalkan berat konstuksinya. 

2. Dinding Kantilevert ( Cantilever Reatining Wall ). 
    Dinding ini terbuat dari beton bertulang yang disusun dari suatu
    dinding vertikal dan tapak lantai. Masing - masing berperan
    sebagai balok atau plat kantiliver. Stabilitas kontruksinya 
    di peroleh dari berat dinding penahan dan berat tanah diatas 
    tumit tapak  (hell). Terdapat 3 bagian struktur yang berfungsi
    sebagai kantilever, yaitu bagian dinding vertical(steem) tumit
    tapak dan ujung kaki tapak (toe) tumit tapak dan ujung kaki
    tapak (toe). 

3. Dinding Kontrafort (Countefvort Wall). 
    Kontrafort berfungsi Sebagai pengikat tarik dinding vertical
    dan ditempatkan pada bagian timbunandengan interval jarak
    tertentu.

Dari beberapa jenis diatas,  PT. Artha Mulia Beton Telah mendapat pesanan dan telah terpasang Dinding Penahan Tanah ( Talud ) yang telah di pasang di pantai kota Pekalongan.


Subscribe your email address now to get the latest articles from us

 
Copyright © 2016. PT. ARTHA MULIA BETON / PT. AM BETON.
Design by Budi Haryanto - Distributed By PT. Artha Mulia Beton